Contoh & Cara Membuat CV Tulis Tangan (Inggris, Indonesia)

Apakah CV boleh ditulis tangan? CV atau Curriculum Vitae tulis tangan masih boleh digunakan, terutama jika kamu melamar pekerjaan di sektor informal atau di daerah pedesaan. Namun, perusahaan besar lebih banyak yang menggunakan CV yang diketik dan dikirim secara elektronik melalui email maupun WhatsApp.

 

Selain ditulis tangan pada kertas folio bergaris, CV juga dapat dibuat dengan menggunakan komputer dan dicetak di atas kertas HVS (High-Quality Paper).

 

Yuk pelajari mengapa perlu menulis CV dengan tangan, beberapa contoh CV tulis tangan dalam bahasa Indonesia & Inggris, dan langkah-langkah cara membuat CV tulis tangan yang baik.

 

Ada beberapa alasan mengapa seorang pelamar kerja atau perusahaan memilih CV yang ditulis tangan, di antaranya adalah:

 

Beberapa perusahaan ingin membaca CV tulis tangan karena tulisan tersebut mencerminkan karakter pelamarnya.

 

Misalnya, tulisan yang hurufnya kecil-kecil dengan spasi lebar-lebar menunjukkan sifat kurang percaya diri, dan karakter ini tidak diharapkan jika posisi yang ditawarkan merupakan posisi sales.

 

Sebaliknya, tulisan yang hurufnya cenderung miring dari atas kiri ke bawah kanan menandakan kemungkinan pelamarnya memiliki kelainan tulang belakang (skoliosis), suatu kelainan yang tidak diharapkan jika posisinya mengharapkan kerja fisik yang berat.

 

Perusahaan yang membuka posisi lowongan kerja di bidang seni terkadang minta CV ditulis tangan. Kamu sebagai pelamar dapat menggunakan kesempatan ini untuk menunjukkan bakat seni melalui tulisan kamu. TUlis CV dengan tangan kamu lalu bubuhi dengan dekorasi menarik di kertas CV kamu.

 

Namun demikian, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk membuat CV tulis tangan, di antaranya adalah:

 

Pada akhirnya, keputusan untuk membuat CV yang ditulis tangan atau menggunakan komputer tergantung pada preferensi masing-masing pelamar dan perusahaan yang akan menerima lamaran tersebut.

 

Pelamar harus mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan masing-masing cara penulisan CV tersebut.

 

Berikut merupakan contoh CV tulisan tangan yang dapat kamu tiru, jika diperlukan.

 

Nama: Riza Novita
Alamat: Jl. Merdeka No. 45, Bandung
Nomor Telepon: 0898 765 4321
Email: rizanovita@gmail.com

 

Pendidikan:

 

Pengalaman Kerja:

 

Keahlian:

 

Hobi:

 

Referensi:

 

Catatan:

 

Name: John Doe
Address: 123 Main Street, Anytown, USA
Phone: 555-555-1212
Email: john.doe@gmail.com

 

Education:

 

Work Experience:

 

Skills:

 

Hobbies:

 

References:

 

Sebagian orang menganggap bahwa CV tulis tangan itu ketinggalan jaman, seperti cuit di Twitter ini.

 

Gimana pendapat kamu?

 

Langkah-langkah pembuatan CV (Curriculum Vitae) yang ditulis tangan adalah sebagai berikut:

 

Catatan: Pastikan untuk menulis dengan huruf yang jelas dan terbaca dengan baik agar tidak terjadi kesalahan pengertian oleh pihak perusahaan yang menerima lamaran kerja kamu. Jika kamu merasa kurang yakin dengan kemampuan menulis tangan sendiri, maka kamu dapat meminta bantuan teman atau keluarga untuk memeriksa dokumen tersebut sebelum dikirim.

 

Kamu dapat menggunakan kertas folio atau kertas HVS (High-Quality Paper) ukuran A4. Kertas HVS memiliki tekstur yang halus dan tidak mudah terlipat, sehingga cocok untuk menulis dokumen resmi seperti CV.

 

Selain itu, kamu juga dapat menggunakan kertas dengan warna putih atau abu-abu muda untuk menulis CV. Warna tersebut dianggap paling sesuai untuk dokumen resmi, karena terlihat profesional dan mudah dibaca. Hindari menggunakan kertas dengan warna terang atau yang memiliki motif karena dapat membuat dokumen terlihat tidak sesuai dengan konteks dokumen resmi seperti CV.

 

Kamu juga boleh menggunakan kertas yang memiliki ukuran yang lebih kecil, seperti ukuran A5 atau folio, jika ingin menyertakan dokumen tambahan seperti foto atau sertifikat. Namun, pastikan bahwa ukuran tersebut masih cukup untuk menampung seluruh informasi yang tercantum dalam CV.

 

Apabila kamu menggunakan kertas folio bergaris, kamu perlu membuat garis lurus di pinggir kiri sebagai batas. Hindari menggunakan kertas sobekan buku tulis.

 

Untuk menulis CV (Curriculum Vitae), kamu dapat menggunakan ballpoint berwarna hitam atau biru tua. Warna tersebut dianggap paling sesuai untuk dokumen resmi seperti CV, karena terlihat profesional dan mudah dibaca.

 

Selain itu, kamu juga dapat menggunakan ballpoint berwarna merah atau hijau tua untuk menandai atau memberi tanda pada dokumen tersebut, terutama jika ingin menekankan suatu informasi yang dianggap penting. Namun, jangan terlalu banyak menggunakan warna-warna tersebut karena dapat membuat dokumen terlihat tidak teratur dan mengganggu penglihatan pembaca.

 

Sebaiknya hindari menggunakan ballpoint berwarna terang seperti merah, kuning, atau hijau muda karena dapat terlihat tidak sesuai dengan konteks dokumen resmi seperti CV. Sebaiknya, tidak menggunakan pena tinta yang dapat bocor atau meninggalkan bekas, karena dapat merusak dokumen tersebut.

 

Isi draft CV tulis tangan hampir mirip dengan CV yang diketik.

 

Unsur CV yang lengkap antara lain:

 

Setelah selesai menulis CV (Curriculum Vitae) denggan tangan, ada beberapa langkah yang dapat kamu lakukan selanjutnya, yaitu:

 

Hindari typo ketika menulis CV dengan tangan. Divisi personalia atau HR tidak menyukai CV yang mengandung coretan atau bekas penghapusan menggunakan tip-ex. Jika kamu sampai salah menulis huruf di tengah mengerjakan CV, kamu perlu mengulangnya dari awal.

 

CV yang ditulis tangan dengan baik menunjukkan bahwa kamu merupakan pribadi yang berkarakter teliti. Sebagian posisi loker membutuhkan orang yang teliti.

 

Tinggalkan komentar